An adalah perempuAN

“Cicip-cicip kata mereka, kau pikir tubuh ini olahan yang dapat kau santap nikmat?”

Kita sebut ia An, sebagai perempuAN. 
An pernah tercekat ketika ia ingin berkata tidak. 
Mulutnya dibungkam dengan lumatan menjijikkan! 
Kain-kain yang ia ikat, dibuat luruh, hingga terjatuh.
An adalah satu diantara banyaknya perempuan. Dipaksa, dan dibunuh untuk memuaskan jiwa-jiwa liar manusia tak berakal. 
Sebab An adalah perempuan.

*Tulisan ini dibuat karena maraknya kasus pelecehan seksual yang menyebar, dari penjual gorengan, tempat belajar (asrama) bahkan hingga rumah, dan masih banyak lagi. 
Lalu di mana tempat teraman bagi para perempuan? 







Postingan Populer